Sunday, October 8, 2017

SEJARAH NETBEAN

SEJARAH NETBEAN
SEJARAH NETBEAN
NetBeans mengacu pada dua hal, yakni platform untuk pengembangan aplikasi desktop java, dan sebuah Integrated Development Environment (IDE) yang dibangun menggunakan platform NetBeans.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi dibangun dari sekumpulan komponen perangkat lunak moduler yang disebut ‘modul’. Sebuah modul adalah suatu arsip Java (Java archive) yang memuat kelas-kelas Java untuk berinetraksi denganNetBeans Open API dan file manifestasi yang mengidentifikasinya sebagai modul. Aplikasi yang dibangun dengan modul-modul dapat dikembangkan dengan menambahkan modul-modul baru. Karena modul dapat dikembangkan secara independen, aplikasi berbasis platform NetBeans dapat dengan mudah dikembangkan oleh pihak ketiga secara mudah dan powerful.
Sejarah
Pengembangan NetBeans diawali dari Xelfi, sebuah proyek mahasiswa tahun 1997 di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika Universitas Charles, Praha. Sebuah perusahaan kemudian dibentuk untuk proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga kemudian dibeli oleh Sun Microsystem pada tahun 1999. Sun kemudian menjadikan NetBeans open source pada bulan Juni tahun 2000. Sejak itu komunitas NetBeans terus berkembang.
Platform NetBeans
Platform NetBeans adalah framework yang dapat digunakan kembali (reusable) untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi desktop. Ketika aplikasi berbasis platform NetBeans dijalankan, kelas Main dari platform dieksekusi. Modul-modul yang tersedia ditempatkan di sebuah registry di dalam memori, dan tugas startup modul dijalankan. Secara umum, kode modul dimuatkan ke dalam memori hanya ketika ia diperlukan.
Aplikasi dapat menginstal modul secara dinamis. Aplikasi dapat memasukkan modul Update Center untuk mengijinkan pengguna aplikasi men-download digitally-signed upgrade dan fitur-fitur baru secara langsung ke dalam aplikasi yang berjalan. Penginstalan kembali sebuah upgrade atau rilis baru tidak memaksa pengguna untuk men-download keseluruhan aplikasi lagi.
Platform NetBeans menawarkan layanan-layanan yang umum bagi aplikasi desktop, mengijinkan pengembang untuk fokus ke logika yang spesifik terhadap aplikasi. Fitur-fitur yang disediakan oleh platform NetBeans:
·         Manajemen antarmuka (misal: menu & toolbar)
·         Manajemen pengaturan pengguna
·         Manajemen penyimpanan (menyimpan dan membuka berbagai macam data)
·         Manajemen jendela
·         Wizard framework (mendukung dialog langkah demi langkah)

Sunday, May 29, 2011

Membuat Brush Bubble (gelembung Sabun) dengan Adobe Photoshop

Membuat Brush Bubble (gelembung Sabun) dengan Adobe Photoshop
Udah lama gak posting tutorial photoshop nih .. maklum aja, kesibukan merajalela :p .. sekarang mumpung sempet bikin tutorial photoshop, yaa saya bikin aja daripada waktu nya abis gak puguh.. tul gak.. tul gak ?
Banyak permintaan tentang cara membuat brush ke email.. ya udah sekarang saya buatin photoshop tutorial nya.. agak panjang sih.. tapi gak terlalu susah kok.. nanti temen-temen bisa kreasiin lagi , saya percaya temen-temen orang kreatif semua, mungkin jadinya malah lebih bagus nanti..
Oia .. Besok Final Piala AFF.. jangan lupa tetep dukung TIM Sepak Bola Indonesia kita tercinta.. kalah menang biasa.. yang penting harus Sportif,  ya gak ? mendingan menang tapi sportif daripada kalah tapi tidak sportif… ya iya lah … :P
jangan sampe menang dipuja kalah dicerca.. yang penting tetep dukung aja .. moga-moga kelak bisa sampe piala dunia.. terus ngalahin Argentina, Spanyol, Belanda, jadi Juara Dunia deh…. aminnnnnnnnnnnnnnnnnnn…. ngimpi nya keterlaluan banget ini mah…. biarinn  !! yang ngimpi kan sayah..hehehe.
Lanjut ke tutorial membuat brush bubble nya
Kita buat dokumen yang agak gede biar brush na nanti rada bagus gambarnya :)
warnai dokumen baru dengan warna hitam dengan brush tool
Buat layer baru.. klik Layer > new > layer
buat lingkaran dengan elliptical Marquee tool , drag sambil klik tombol SHIFT biar lingkaran nya bener-bener bulet..
Klik Edit > Stroke .. beri warna abu-abu agak gelap atau
Klik Select > Save Selection
untuk menyimpan lingkaran tadi biar nanti bisa di load dengan besar dan tempat yang sama..
Klik Channel palette.. sebelahnya layer palette..  terus klik Alpha 1